Minggu, 28 Agustus 2016

Nihil

Lautan punya hempasan gelombang yang keras,
Dan adakalanya, rasanya begitu kuat,
Aku tak tahu banyak tentang lautan.
Tapi aku tahu tentang lautan itu disini.
Dan aku juga tahu betapa penting dalam hidup
Bukan untuk menjadi kuat, tapi untuk merasa kuat.
Untuk mengukur kemampuan dirimu setidaknya sekali saja.
Untuk tahu rasanya berada dalam hal paling purba dari sejarah manusia.
Menghadapi kebutaan dan ketulian sendiri, tanpa apapun yang membantumu kecuali tanganmu dan kepalamu sendiri.

Jumat, 19 Agustus 2016

Insinuasi

Ada kebahagiaan disuatu tempat yg belum terjamah.
Ada juga kegairahaan di dalamnya.
Tiada pengganggu.
Pikirmu telah terhubung denganku.
Mendengarkan celotehan angin yang bisu.
Menikmati suara air yang merdu.
Bersetubuhku dengan sepimu.
Berbincangku tentang semu.
Kini. Tiada lagi angin. Tiada lagi air. Tiada lagi sepi.
Kini. Tersisa semu dan pengganggu.
perlahan aku berjalan pelan menyusuri kekosongan.
Berjalan semakin jauh menghampiri ironi.

Kamis, 04 Agustus 2016

Jumantara

Ini itu seperti aku meraba.
Tapi teksturnya maya.
Jelas terlihat, tapi tak tersentuh.
Tapi Afeksi ku dinamis.
Meski hanya waktu obyektif yang di rasa.
Aku menikmatinya saat ini.
Seperti menikmati bau tanah yang terguyur hujan.
Tapi entah sampai kapan.
Sangat mengawang.
Dan semoga tak menghilang.